(Jakarta), KalbarPos.com— Kabar membanggakan datang dari dunia akademik nasional. Sekretaris Jenderal Forum Akademisi Indonesia (FAI), Dr. Eni Heni Hermaliani, resmi meraih gelar Doktor Ilmu Komputer dari Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Jawa Tengah.
Selain aktif sebagai Sekjen FAI, Eni Heni Hermaliani juga dikenal sebagai dosen Pascasarjana Universitas Nusa Mandiri (UNM) Jakarta. Gelar doktor tersebut diraih setelah menyelesaikan studi Program Doktor Ilmu Komputer dengan penelitian yang mengangkat metode “Ensemble Learning dan Explainable AI”.
Penasehat FAI sekaligus wartawan senior, Dr. Aat Surya Safaat, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Dr. Eni menjadi inspirasi di tengah kesibukannya sebagai akademisi dan pegiat sosial.
“Selamat dan sukses kepada Dr. Eni Heni Hermaliani atas capaian akademik yang diraih. Semoga ilmu yang diperoleh dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan dunia pendidikan,” ujar Aat Surya Safaat di Jakarta, Sabtu (2/5).
Dr. Eni menerima ijazah doktor pada Wisuda ke-87 Udinus yang digelar di Semarang pada 29 April 2026 bersama para wisudawan jenjang sarjana, magister, dan doktor lainnya.
Ketua Hubungan Kerjasama Dalam dan Luar Negeri FAI, Didin Syahrudin Sukeni, juga menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan tersebut. Ia berharap pencapaian akademik itu dapat menjadi motivasi untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pendidikan nasional.
“Prestasi ini tentu membanggakan, baik bagi Forum Akademisi Indonesia maupun Universitas Nusa Mandiri sebagai institusi tempat beliau mengabdi,” katanya.
Universitas Nusa Mandiri sendiri merupakan perguruan tinggi berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang telah terakreditasi “Unggul”. Kampus tersebut memiliki fokus pengembangan di bidang digital bisnis, teknologi, ekonomi, dan perhotelan dengan sejumlah kampus yang tersebar di Jakarta, Depok, Bekasi, dan Tangerang.
Apresiasi juga datang dari sejumlah penasehat FAI lainnya, seperti ekonom senior Dr. Ichsanuddin Noorsy, Dr. Intan Syah Ichsan, serta Abdullah Hehamahua. Mereka berharap Dr. Eni dapat terus berperan aktif dalam meningkatkan kontribusi FAI sebagai wadah kolaborasi akademisi untuk kemajuan pendidikan dan pembangunan bangsa.
FAI sendiri selama ini dikenal aktif mendorong perhatian terhadap pendidikan anak-anak yatim piatu dan dhuafa, sekaligus menghadirkan berbagai kajian akademis terkait isu-isu strategis yang menyangkut kepentingan publik. (Rilis).
Diterbitkan oleh KalbarPos.com (byline Ya' Syahdan).
