May Day 2026 di Landak: Buruh Serahkan 10 Tuntutan, Bupati Janji Tindak Lanjut

Sebarkan:

Foto, Bupati Karolin Margret Natasa terima 10 poin pernyataan sikap Serikat Buruh Kabupaten Landak (dok istimewa).
(Ngabang), KalbarPos.com — Ratusan buruh bersama aparatur sipil negara (ASN) dan unsur TNI/Polri mengikuti kegiatan jalan santai dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kabupaten Landak, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan yang dilepas oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, tersebut dimulai dari halaman Kantor Bupati di Km 3, menuju bundaran Km 2, dan kembali ke titik awal. Suasana berlangsung meriah dengan partisipasi berbagai elemen pekerja dari sejumlah perusahaan.

Foto, jalan santai peringatan May Day 2026 di Kabupaten Landak (dok Ya' Syahdan).

Usai jalan santai, rangkaian acara dilanjutkan dengan sambutan dari panitia dan perwakilan serikat buruh. Panitia juga menyediakan berbagai hiburan serta pembagian doorprize, dengan hadiah utama berupa satu unit rumah BTN.

Dalam sambutannya, Bupati Karolin menegaskan pentingnya peran buruh dalam mendukung keberlangsungan dunia usaha. Ia menyebut kesejahteraan pekerja menjadi tanggung jawab bersama, terutama bagi perusahaan.

“Perusahaan tidak akan berjalan tanpa peran buruh. Karena itu, kesejahteraan pekerja harus menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Pada momentum tersebut, Aliansi Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kabupaten Landak menyampaikan 10 poin pernyataan sikap yang ditujukan kepada pemerintah. Dokumen tersebut dibacakan di hadapan peserta sebelum diserahkan kepada Bupati.

Sepuluh poin tuntutan itu antara lain mendesak pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, penolakan sistem outsourcing, penolakan upah rendah, hingga permintaan penghapusan status buruh harian lepas. Selain itu, buruh juga menuntut perlindungan dari PHK, optimalisasi penyelesaian perselisihan hubungan industrial, serta kewajiban perusahaan mendaftarkan pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan.

Tuntutan lainnya mencakup penghapusan praktik eksploitasi kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan, serta pengaktifan lembaga kerja sama tripartit.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Karolin menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah akan meneruskan tuntutan tersebut kepada instansi terkait di tingkat yang lebih tinggi.

Sementara itu, Ketua Panitia, Januarius Jono, mengatakan peringatan May Day tahun ini mengangkat tema kolaborasi antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja dalam mendorong kemajuan industri dan kesejahteraan buruh.

Selain kegiatan utama, panitia juga menyediakan layanan publik seperti perpanjangan SIM guna memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang hadir. 

Byline Ya' Syahdan.

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini