Karolin Resmi Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Landak, Libatkan 352 Petugas Lapangan

Sebarkan:

Foto, Bupati Karolin Margret, pukul gong petanda dibukanya Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 (dok Ya' Syahdan).
(Ngabang), KalbarPos.com– Bupati Landak Karolin Margret Natasa resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Landak, Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda Kabupaten Landak tersebut ditandai dengan pemukulan gong serta pemasangan rompi dan kartu identitas kepada petugas sensus.

Pencanangan SE2026 dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, pimpinan OPD, instansi vertikal, perbankan, BUMN, BUMD, organisasi kemasyarakatan, serta petugas sensus ekonomi.


Dalam sambutannya, Bupati Karolin mengatakan data yang akurat menjadi kebutuhan utama dalam menentukan arah pembangunan daerah. Karena itu, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dinilai sangat penting untuk menghasilkan data yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Perencanaan pembangunan yang efektif dan tepat sasaran harus didukung data yang kuat dan akurat. Sensus Ekonomi 2026 akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian daerah, termasuk karakteristik usaha dan potensi ekonomi yang dimiliki Kabupaten Landak,” ujarnya.

Karolin menjelaskan, data yang diperoleh dari sensus akan membantu pemerintah dalam mengidentifikasi sektor-sektor ekonomi yang menjadi penggerak pertumbuhan daerah maupun sektor yang masih membutuhkan perhatian dan pengembangan.

Menurutnya, hasil sensus juga dapat dimanfaatkan untuk menyusun program pemberdayaan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, bantuan permodalan, pelatihan usaha, hingga perluasan akses pasar bagi pelaku usaha.

“Data yang valid selama ini menjadi tantangan. Melalui sensus ekonomi ini, kita berharap memiliki data yang benar-benar dapat menjadi dasar dalam menyusun berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Karolin juga mengimbau seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan memberikan informasi yang benar kepada petugas.

“Keberhasilan sensus ini membutuhkan partisipasi semua pihak. Saya berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik dan memberikan jawaban yang jujur sesuai kondisi sebenarnya,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Landak Fahmi Ali Hasymi Juliansyah mengatakan Sensus Ekonomi merupakan kegiatan nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali dan menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Ia menjelaskan, pelaksanaan SE2026 memiliki beberapa pembaruan dibandingkan sensus sebelumnya. Selain mendata pelaku usaha, petugas juga akan melakukan pemutakhiran data sosial ekonomi rumah tangga.

“Walaupun tidak memiliki usaha, rumah tangga tetap akan didata terkait kondisi sosial ekonominya. Ini menjadi salah satu pembeda dengan sensus ekonomi sebelumnya,” jelas Fahmi.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, BPS Kabupaten Landak telah menyiapkan 352 petugas lapangan yang akan bertugas di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Landak. Seluruh petugas telah mengikuti pelatihan sebelum diterjunkan ke lapangan.

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 dimulai pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan aplikasi digital berbasis Android sehingga proses pengumpulan data dilakukan secara elektronik.

Fahmi menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan data karena seluruh informasi yang diberikan dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap dukungan seluruh pihak agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan Kabupaten Landak maupun pembangunan nasional,” pungkasnya.

Byline Ya' Syahdan.


Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini