Karolin Minta Kader PDI Perjuangan Tetap Layani Masyarakat di Tengah Keterbatasan Anggaran

Sebarkan:

Foto, Bupati Karolin pukul gong tandai pembukaan Musancab 13 PAC se Kabupaten Landak (dok istimewa).
(Ngabang ), KalbarPos.com– Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa, meminta seluruh kader partai tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat meski menghadapi berbagai tantangan politik dan keterbatasan anggaran daerah.

Pesan tersebut disampaikan Karolin saat membuka Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak 13 Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kabupaten Landak di Rumah Radakng Aya’, Ngabang, Senin (8/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Karolin menjelaskan bahwa PDI Perjuangan saat ini berada di luar pemerintahan pusat setelah Pemilu 2024. Menurutnya, kondisi tersebut turut memengaruhi dinamika politik hingga ke daerah.

"Hari ini situasi kita sendirian. PDI Perjuangan di tingkat pusat tidak ikut dalam pemerintahan. Ditawari, tetapi kita memilih untuk tidak masuk dalam jajaran pemerintahan," ujarnya.

Bupati Landak dua periode itu mengatakan Kabupaten Landak sebagai salah satu basis kuat PDI Perjuangan memiliki tantangan tersendiri. Dominasi partai di daerah tersebut membuat berbagai kebijakan dan langkah politik yang diambil menjadi perhatian banyak pihak.

Karolin juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang terdampak oleh berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat. Akibatnya, sejumlah program pembangunan dan pelayanan publik harus dijalankan dengan keterbatasan anggaran.

Meski demikian, ia meminta seluruh kader tetap hadir di tengah masyarakat dan memperkuat semangat gotong royong untuk membantu warga.

"Kita memang sedang menghadapi keterbatasan. Namun saya yakin badai pasti berlalu. Yang penting kita tetap bekerja, tetap melayani masyarakat, dan menjaga semangat kebersamaan," katanya.

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Landak, Herculanus Heriadi, menegaskan Musancab menjadi bagian dari upaya konsolidasi organisasi hingga tingkat kecamatan.

Menurutnya, seluruh kader harus menjaga kekompakan dan soliditas partai sebagai modal menghadapi agenda politik mendatang, termasuk Pemilu 2029.

"Walaupun Pemilu masih beberapa tahun lagi, persiapan harus dimulai dari sekarang. Kita harus tetap solid dan terus bekerja untuk masyarakat," ujar Heriadi.

Ia menambahkan, capaian suara PDI Perjuangan pada Pemilu Legislatif 2024 menjadi salah satu faktor yang membuat DPC PDI Perjuangan Landak dapat melaksanakan Musancab. Dari 14 kabupaten/kota di Kalimantan Barat, hanya Kabupaten Landak dan Kabupaten Sanggau yang berhasil meraih lebih dari 20 persen kursi legislatif.

Melalui Musancab tersebut, DPC PDI Perjuangan Landak berharap konsolidasi partai semakin kuat serta mampu memperkuat peran kader dalam mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Diterbitkan oleh KalbarPos.com (Ya' Syahdan).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini