(Ngabang), KalbarPos.com— Polisi Wanita (Polwan) Polres Landak melaksanakan program edukasi “Rise And Speak” di SMAN 3 Ngabang pada Rabu (26/11/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Berani Berbicara, Selamatkan Sesama” ini dipimpin Kasat Lantas Polres Landak IPTU Liafani Karen, S.Tr.K., S.I.K., bersama tim Polwan dari berbagai fungsi.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Sekolah SMAN 3 Ngabang, Theresia, S.Pd., yang menyampaikan apresiasinya atas perhatian Polres Landak terhadap keamanan dan keselamatan pelajar. Para siswa kemudian mengikuti sosialisasi yang berfokus pada upaya pencegahan bullying dan berbagai bentuk kekerasan di lingkungan sekolah.
Dalam paparannya, para Polwan menjelaskan jenis-jenis kekerasan yang kerap terjadi di kalangan remaja, mulai dari kekerasan fisik, kekerasan seksual, pelecehan daring, hingga ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Siswa juga diberikan penjelasan terkait modus kejahatan yang menyasar generasi muda, terutama melalui platform digital.
Kasat Lantas IPTU Liafani Karen menegaskan bahwa program ini merupakan langkah edukatif Polres Landak untuk membangun keberanian pelajar dalam melaporkan tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mendorong para siswa untuk tidak diam ketika melihat atau mengalami kekerasan. Suara mereka penting untuk mencegah dampak yang lebih besar,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi digital menjadi kunci agar pelajar tidak mudah terjebak dalam penipuan atau perekrutan yang mengarah pada TPPO. “Pemahaman sejak dini dapat menjadi pelind waung bagi para siswa dalam aktivitas sehari-hari, khususnya di dunia maya,” katanya.
Kegiatan berlangsung kondusif dan mendapat respons aktif dari para siswa yang terlibat dalam sesi tanya jawab. Pihak sekolah berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat budaya anti-kekerasan di lingkungan pendidikan.
Rilis Humas Polres Landak, Heri.
Diterbitkan oleh KalbarPos.com (Ya' Syahdan).
