(Ngabang ), KalbarPos.com– Bupati Landak Karolin Margret Natasa meminta seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk tetap waspada menyusul potensi cuaca buruk yang diperkirakan melanda wilayah Kalimantan Barat dalam beberapa hari ke depan.
Peringatan tersebut disampaikan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang pada 9–11 Januari 2026.
Karolin menyampaikan, wilayah Kabupaten Landak diperkirakan masih akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat setidaknya hingga 10 Januari 2026. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
“Perubahan cuaca yang cukup ekstrem ini perlu diantisipasi bersama. Masyarakat kami minta tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana,” kata Karolin, Jumat (9/1/2026).
Ia mengingatkan warga yang bermukim di bantaran sungai dan daerah rendah untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar. Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang jika terjadi situasi darurat.
Selain imbauan kepada masyarakat, Karolin juga menginstruksikan BPBD, camat, dan pemerintah desa untuk terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi lapangan, termasuk wilayah yang telah dilaporkan mengalami banjir.
“Keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama. Semua pihak harus bersinergi dan meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem ini,” ujarnya.
Bupati Landak juga meminta warga di wilayah aliran sungai agar bersiap menghadapi kemungkinan luapan air maupun banjir kiriman dari daerah hulu.
Diterbitkan oleh KalbarPos.com (Ya' Syahdan).
