(Ngabang), KalbarPos.com— Koramil 1210-06/Ngabang bergerak cepat melakukan pemantauan setelah mendeteksi satu titik panas (hotspot) di wilayah Desa Pak Mayam, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, Jumat (21/8/2026).
Titik panas tersebut terpantau dengan klasifikasi sedang dan diperkirakan berada pada area seluas sekitar 1,5 hektare. Temuan itu langsung ditindaklanjuti dengan pemantauan oleh personel Koramil sebagai langkah awal untuk memastikan kondisi di lapangan.
Sebanyak empat personel TNI dikerahkan dalam kegiatan patroli tersebut. Mereka menggunakan empat unit kendaraan roda dua dan satu unit handy talky (HT) untuk mendukung komunikasi selama pemantauan.
Danramil 1210-06/Ngabang, Kapten Arm Junaidi, mengatakan pihaknya terus meningkatkan patroli di wilayah yang memiliki potensi kerawanan Karhutla.
“Deteksi dini sangat penting agar setiap potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan titik panas menjadi perhatian personel di lapangan. Karena itu, pemantauan dan pengecekan lebih lanjut dilakukan untuk mengetahui kondisi sebenarnya serta mengantisipasi kemungkinan meluasnya kebakaran.
Selain melakukan pemantauan hotspot, personel Koramil juga menyambangi sejumlah kawasan rawan Karhutla. Masyarakat diberikan imbauan untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Koramil 1210-06/Ngabang menegaskan patroli akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan menghadapi Karhutla.
Peran masyarakat juga dinilai penting dalam mendukung upaya tersebut. Dengan adanya kepedulian dan kerja sama antara masyarakat dan aparat, potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Landak diharapkan dapat ditekan. (1210/Ldk).
Diterbitkan oleh KalbarPos.com ( Ya' Syahdan).
