(Ngabang), KalbarPos.com– Wakil Bupati Landak, Erani, ST, MT, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna ke-10 Masa Sidang ke-2 Tahun 2025 di DPRD Kabupaten Landak. Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD, Herculanus, SE, MH, dan dihadiri anggota DPRD, staf ahli, serta kepala OPD.Dalam pidato pengantar yang dibacakan Erani, Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa, MH, menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Laporan ini mencerminkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah dalam menjalankan tugas serta kemitraan dengan DPRD sebagai lembaga perwakilan rakyat.
Capaian Kinerja Tahun 2024
Beberapa indikator kinerja utama yang disampaikan dalam LKPJ 2024 meliputi:
- Indeks Kepuasan Masyarakat – Hasil survei kepuasan pelayanan publik Kabupaten Landak mencapai 89,30%, melebihi target 88,55% dengan kategori sangat baik.
- Reformasi Birokrasi – Peningkatan indeks reformasi birokrasi mencapai 61,05 dengan predikat "B".
- Infrastruktur – Panjang jalan kabupaten mencapai 982,42 km, terdiri dari 368,96 km jalan aspal, 132,60 km jalan beton, dan 24,18 km jalan tanah. Dari total tersebut, 152,27 km dalam kondisi baik, sementara 419,47 km dalam kondisi sedang.
- Indeks Kualitas Lingkungan Hidup – Mencapai 73,16, mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) – Meningkat dari 69,10 pada tahun 2020 menjadi 69,13 pada tahun 2024.
- Pertumbuhan Ekonomi – Tercatat sebesar 4,54% pada tahun 2024.
- Status Desa – Kabupaten Landak memiliki 156 desa mandiri, 42 desa maju, dan 13 desa tertinggal.
Fokus Pemerintahan
Pemerintah Kabupaten Landak menegaskan beberapa prioritas dalam pembangunan daerah, antara lain:
- Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
- Optimalisasi infrastruktur untuk mendukung pembangunan daerah.
- Penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan.
- Peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.
- Pemberdayaan dan pengembangan koperasi serta usaha mikro.
- Pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesempatan kerja.
- Penguatan sistem keamanan lingkungan serta pembangunan kawasan pedesaan secara partisipatif.
- Peningkatan kapasitas pemerintahan desa.
Keuangan Daerah
Realisasi Pendapatan Daerah tahun 2024 mencapai Rp1,408 triliun atau 97,36% dari target Rp1,457 triliun. Sementara itu, realisasi belanja daerah mencapai Rp1,318 triliun atau 99,47% dari anggaran.
Wakil Bupati Erani menekankan bahwa capaian ini adalah hasil kerja bersama dan akan terus dievaluasi untuk peningkatan kinerja pemerintah daerah. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan Kabupaten Landak.
"Dengan niat baik dan kerja sama, kita dapat terus membangun Landak yang lebih maju," tutup Erani dalam sambutannya.
Penulis Ya' Syahdan.

